| dc.description.abstract | Penelitian dilaksanakan di Pabik Kelapa Sawit Kapasitas 50 Ton/Jam. Adapun metode penelitian ini yaitu menggunakan metode Deskriptif Kuantitatif berdasarkan data primer. Rata-rata laju massa uap yang terdapat di hari pertama yaitu 6,71 kg/s dan pada hari kedua laju massa uap rata-rata yaitu 6,69 kg/s. Rata -rata laju massa uap pada hari ketiga adalah 6,59 kg/s, Rata-rata laju massa uap pada hari keempat adalah 6,61 kg/s sedangkan laju massa uap rata-rata pada hari kelima yaitu 6,62 kg/s. Hari pertama rata-rata kualitas uap pada Sterilizer No 1 yaitu 0,848 kj/kg sedangkan rata-rata kualitas uap pada Sterilizer No 2 yaitu 0,847 kj/kg. Hari kedua rata-rata kualitas uap pada Sterilizer No 1 yaitu 0,845 kj/kg sedangkan rata-rata kualitas uap pada Sterilizer No 2 yaitu 0,844 kj/kg. Hari ketiga rata-rata kualitas uap pada Sterilizer No 1 yaitu 0,834 kj/kg sedangkan rata-rata kualitas uap pada Sterilizer No 2 yaitu 0,833 kj/kg. Hari keempat rata-rata kualitas uap pada Sterilizer No 1 yaitu 0,835 kj/kg sedangkan rata-rata kualitas uap pada Sterilizer No 2 yaitu 0,835 kj/kg. Hari kelima rata-rata kualitas uap pada Sterilizer No 1 yaitu 0,838 kj/kg sedangkan rata-rata kualitas uap pada Sterilizer No 2 yaitu 0,839 kj/kg. Dari penelitian tersebut dapat diperoleh bahwasanya laju massa uap rata-rata memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kualitas uap rata-rata pada pipa back pressure vessel (BPV) ke Sterilizer. Yang mana semakin tinggi laju massa uap rata-rata maka semakin tinggi juga kualitas uap rata-ratanya. | en_US |