Show simple item record

dc.contributor.authorSyahputra, Andri Dwi
dc.date.accessioned2025-12-16T07:23:08Z
dc.date.available2025-12-16T07:23:08Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.urihttps://repository.itsi.ac.id/handle/123456789/39
dc.description.abstractSerbuk sari atau polen adalah alat reproduksi jantan yang terdapat pada tumbuhan dan mempunyai fungsi yang sama dengan sperma sebagai alat reproduksi jantan pada hewan. Tipe pollen trashing machine belum diketahui kinerja dan efisiensinya dalam merontokkan polen kelapa sawit, sehingga perlu dibandingkan dengan perontokan polen secara manual perlu dilakukan untuk mengetahui penelitian lanjutan perbandingan kinerja pollen trashing machine dan cara manual dalam merontokkan polen kelapa sawit, guna mendukung proses Assisted pollination (aspol) dan teknik Hatch & carry. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja pollen trashing machine (sebuk bunga jantan anthesis) prototipe 1 dan prototipe 2 dibandingkan kinerja manual. Metode pelaksanaan yang digunakan dalam tugas akhir ini adalah deskriftif kuantitatif, yakni pengujian pada pollen trashing machine prototipe 1 dan prototipe 2 dan dibandingkan dengan cara manual. Prototipe 1 dengan penggerak motor DC menggunakan energi listrik, prototipe 2 dengan penggerak motor diesel menggunakan energi bahan bakar solar, dan manual dengan tenaga penggerak manusia. Penelitian dilaksanakan di Kebun Praktek Institut Teknologi Sawit Indonesia (ITSI) Medan, Sumatera Utara. Waktu penelitian mulai Juli 2024- Oktober 2024. ri hasil penelitian prototipe 1 waktu rata-rata 2 menit 30 detik/tandan, prototipe 2 waktu rata-rata 24 detik/tandan, dan manual 4 menit/tandan untuk setiap berat tandan 2,03 kg, prototipe 2 dan prototipe 1 selisih 84%, prototipe 2 dan manual selisih 90%, prototipe 1 dan manual selisih 37,5%. Prototipe 1 26 jumlah tandan perjam, prototipe 2 326 jumlah tandan perjam, dan manual 15 tandan perjam untuk setiap berat tandan 2,03 kg, prototipe 2 dan prototipe 1 selisih 92,02%, prototipe 2 dan manual selisih 95,39%, prototipe 1 dan manual selisih 42,30%. Prototipe 1 memiliki kapasitas 52,75 kg/jam, Prototipe 2 memiliki kapasitas 587,68 kg/jam dan manual 29,95 kg/jam dengan setiap berat tandan 2,03 kg, prototipe 2 dan prototipe 1 selisih 91,02%, prototipe 2 dan manual selisih 94,90%, prototipe 1 dan manual selisih 43,23%. Biaya operasional prototipe 1 Rp256,88/jam dan prototipe 2 Rp8.400,00/jam selisih 96,94%. Prototipe 2 paling unggul dalam produktivitas, sementara prototipe 1 lebih hemat energi dan manual memiliki efisiensi terendah.en_US
dc.publisherInstitut Teknologi Sawit Indonesiaen_US
dc.relation.ispartofseriesNIM;2101069
dc.subjectSerbuk Sarien_US
dc.subjectKinerja Mesinen_US
dc.subjectKinerja Manualen_US
dc.subjectPerbandinganen_US
dc.titlePERBANDINGAN KINERJA POLLEN TRASHING MACHINE DAN CARA MANUAL DALAM MERONTOKKAN POLEN KELAPA SAWITen_US
dc.typeOtheren_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record