• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Fakultas VOKASI
    • Program Studi Budidaya Perkebunan
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Fakultas VOKASI
    • Program Studi Budidaya Perkebunan
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    PERBANDINGAN KINERJA POLLEN TRASHING MACHINE DAN CARA MANUAL DALAM MERONTOKKAN POLEN KELAPA SAWIT

    Thumbnail
    View/Open
    Andri Agasyah Hasibuan BDP_sudah.pdf (1.903Mb)
    Date
    2025
    Author
    Syahputra, Andri Dwi
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Serbuk sari atau polen adalah alat reproduksi jantan yang terdapat pada tumbuhan dan mempunyai fungsi yang sama dengan sperma sebagai alat reproduksi jantan pada hewan. Tipe pollen trashing machine belum diketahui kinerja dan efisiensinya dalam merontokkan polen kelapa sawit, sehingga perlu dibandingkan dengan perontokan polen secara manual perlu dilakukan untuk mengetahui penelitian lanjutan perbandingan kinerja pollen trashing machine dan cara manual dalam merontokkan polen kelapa sawit, guna mendukung proses Assisted pollination (aspol) dan teknik Hatch & carry. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja pollen trashing machine (sebuk bunga jantan anthesis) prototipe 1 dan prototipe 2 dibandingkan kinerja manual. Metode pelaksanaan yang digunakan dalam tugas akhir ini adalah deskriftif kuantitatif, yakni pengujian pada pollen trashing machine prototipe 1 dan prototipe 2 dan dibandingkan dengan cara manual. Prototipe 1 dengan penggerak motor DC menggunakan energi listrik, prototipe 2 dengan penggerak motor diesel menggunakan energi bahan bakar solar, dan manual dengan tenaga penggerak manusia. Penelitian dilaksanakan di Kebun Praktek Institut Teknologi Sawit Indonesia (ITSI) Medan, Sumatera Utara. Waktu penelitian mulai Juli 2024- Oktober 2024. ri hasil penelitian prototipe 1 waktu rata-rata 2 menit 30 detik/tandan, prototipe 2 waktu rata-rata 24 detik/tandan, dan manual 4 menit/tandan untuk setiap berat tandan 2,03 kg, prototipe 2 dan prototipe 1 selisih 84%, prototipe 2 dan manual selisih 90%, prototipe 1 dan manual selisih 37,5%. Prototipe 1 26 jumlah tandan perjam, prototipe 2 326 jumlah tandan perjam, dan manual 15 tandan perjam untuk setiap berat tandan 2,03 kg, prototipe 2 dan prototipe 1 selisih 92,02%, prototipe 2 dan manual selisih 95,39%, prototipe 1 dan manual selisih 42,30%. Prototipe 1 memiliki kapasitas 52,75 kg/jam, Prototipe 2 memiliki kapasitas 587,68 kg/jam dan manual 29,95 kg/jam dengan setiap berat tandan 2,03 kg, prototipe 2 dan prototipe 1 selisih 91,02%, prototipe 2 dan manual selisih 94,90%, prototipe 1 dan manual selisih 43,23%. Biaya operasional prototipe 1 Rp256,88/jam dan prototipe 2 Rp8.400,00/jam selisih 96,94%. Prototipe 2 paling unggul dalam produktivitas, sementara prototipe 1 lebih hemat energi dan manual memiliki efisiensi terendah.
    URI
    https://repository.itsi.ac.id/handle/123456789/39
    Collections
    • Program Studi Budidaya Perkebunan

    Repositori Institut Teknologi Sawit Indonesia - 2025

    Institut Teknologi Sawit Indonesia

    Perpustakaan

    Katalog Perpustakaan

    Ejurnal ITSI

     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    Repositori Institut Teknologi Sawit Indonesia - 2025

    Institut Teknologi Sawit Indonesia

    Perpustakaan

    Katalog Perpustakaan

    Ejurnal ITSI