POTENSI EKSTRAK DAUN AKASIA (Acacia mangium Wild) SEBAGAI BIOHERBISIDA TERHADAP GULMA TEKI (Cyperus rotundus L.)
View/ Open
Date
2024Author
Siregar, Andry Halim Ramadhan
Pembimbing
Sulthon Parinduri, Dr. Guntoro
Metadata
Show full item recordAbstract
Penelitian ini dilakukan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAK) non faktorial, percobaan terdiri dari 5 perlakuan dengan pengulangan sebanyak 3 kali. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juli-September 2024 di Lahan Percobaan Fakultas Vokasi Institut Teknologi Sawit Indonesia, di Laboratorium Sentral Fakultas Pertanian USU dan di Laboraturium Kimia Fakultas Farmasi USU.
Hasil dari penelitian dan pengamatan yang dilakukan menunjukkan bahwa ekstrak daun akasia efektif dalam mengendalikan gulma teki. Peningkatan konsentrasi ekstrak daun akasia memberikan pengendalian yang lebih optimal, dengan konsentrasi 12 mg per liter menjadi perlakuan terbaik, yang menunjukkan efektivitas pengendalian gulma paling tinggi dalam 21 hari pengamatan. Berdasarkan hasil ini, pengendalian gulma dengan ekstrak daun akasia dapat dijadikan alternatif yang aman dan ramah lingkungan untuk pengelolaan gulma pada lahan kelapa sawit, memberikan solusi yang lebih berkelanjutan dibandingkan dengan penggunaan herbisida kimia.
