ANALISIS KORELASI DINAMIK ANTARA POLA CURAH HUJAN DAN PRODUKTIVITAS KELAPA SAWIT DI KEBUN ADOLINA PT. PERKEBUNAN NUSANTARA IV REGIONAL II
Abstract
Peningkatan produksi kelapa sawit disinyalir terkait dengan pengaruh cuaca seperti
curah hujan dalam suatu periode tertentu. Pertumbuhan, perkembangan dan
produksi tanaman kelapa sawit merupakan hasil interaksi berbagai faktor, yaitu
genetis, tanah, biotik, kultur teknis, dan iklim. Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis hubungan antara pola curah hujan dengan produktivitas kelapa sawit
di Kebun Adolina, Regional II PT Perkebunan Nusantara IV selama periode 2020–
2024. Curah hujan merupakan salah satu faktor iklim penting yang memengaruhi
pertumbuhan dan hasil produksi tanaman kelapa sawit.
Data yang digunakan dalam penelitian ini mencakup curah hujan dan produktivitas
Tandan Buah Segar (TBS) selama lima tahun terakhir. Analisis dilakukan
menggunakan metode statistik korelasi Pearson dengan bantuan perangkat lunak
Microsoft Excel.
Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan yang rendah antara curah hujan dan
produktivitas kelapa sawit, dengan koefisien korelasi sebesar 0,36. Meskipun
fluktuasi curah hujan memengaruhi ketersediaan air dan pertumbuhan tanaman,
faktor-faktor lain seperti umur tanaman, kelas kesesuaian lahan, teknik budidaya,
dan manajemen kebun juga berperan penting dalam menentukan produktivitas.
Penelitian ini menekankan pentingnya pengelolaan air yang efisien serta perlunya strategi budidaya yang adaptif terhadap perubahan iklim guna meningkatkan hasil
produksi secara berkelanjutan.
