• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Fakultas VOKASI
    • Program Studi Budidaya Perkebunan
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Fakultas VOKASI
    • Program Studi Budidaya Perkebunan
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    ANALISA SERANGAN HAMA KUMBANG TANDUK (Oryctes rhinoceros) PADA TANAMAN BELUM MENGHASILKAN KELAPA SAWIT DI PT. PERKEBUNAN NUSANTARA IV KEBUN ADOLINA AFDELING III

    Thumbnail
    View/Open
    Anggha Dian Utama Full_.pdf (643.1Kb)
    Date
    2023
    Author
    Naibaho, Anggha Dian Utama
    Pembimbing
    Sulthon Parinduri, 2. Hardy Wijaya
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Penelitian ini menggunakan metode survey deskriptif dengan pengumpulan data dari lapangan. Pengamatan intensitas serangan dilakukan di areal perkebunan kelapa sawit TBM. Metode monitoring hama kumbang tanduk ini berdasarkan gejala serangan baru yang kemudian dihitung intensitas serangannya. Penelitian ini mengevaluasi pengaruh curah hujan, serta upaya pengendalian terhadap serangan hama kumbang tanduk (Oryctes rhinoceros) pada tanaman kelapa sawit di Kebun Adolina, PTP Nusantara IV, selama periode 2021–2023. Curah hujan tahunan berkisar antara 2.600–3.400 mm, dengan rata-rata hari hujan 11–12 hari per bulan, mendukung pertumbuhan optimal kelapa sawit. Namun, intensitas serangan hama bervariasi, dengan tingkat serangan tertinggi terjadi pada tahun 2021 (120 pokok terserang), menurun pada tahun 2022 (42 pokok), dan sedikit meningkat pada tahun 2023 (54 pokok). Serangan dikategorikan dalam stadia ringan hingga sedang, tanpa stadia berat yang terdeteksi. Pengendalian hama dilakukan melalui aplikasi insektisida berbahan aktif Deltametrin (Scud 100EW) dan Lambda-Sihalotrin (Capture 100EC). Hasil menunjukkan hasil hama mengurangi intensitas serangan di tahun-tahun berikutnya. Kesimpulan penelitian ini menegaskan pentingnya monitoring hama secara teratur dan pengaplikasian insektisida sesuai prosedur untuk mencegah kerusakan lebih lanjut. Rekomendasi utama adalah pengembangan penelitian lanjutan untuk meningkatkan efektivitas metode pengendalian, khususnya pada tanaman belum menghasilkan (TBM).
    URI
    https://repository.itsi.ac.id/handle/123456789/413
    Collections
    • Program Studi Budidaya Perkebunan

    Repositori Institut Teknologi Sawit Indonesia - 2025

    Institut Teknologi Sawit Indonesia

    Perpustakaan

    Katalog Perpustakaan

    Ejurnal ITSI

     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    Repositori Institut Teknologi Sawit Indonesia - 2025

    Institut Teknologi Sawit Indonesia

    Perpustakaan

    Katalog Perpustakaan

    Ejurnal ITSI