KAJIAN BIAYA PENGENDALIAN GULMA SECARA CHEMIS PADA TANAMAN BELUM MENGHASILKAN KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq) DI AFDELING II PT. PERKEBUNAN NUSANTARA IV REGIONAL II ADOLINA
View/ Open
Date
2024Author
Sirait, Imam Theguh
Pembimbing
Dina Arfianti Saragih, Makhrani Sari Ginting
Metadata
Show full item recordAbstract
Penelitian ini dilaksanakan di Afdeling II PT. Perkebunan Nusantara IV Regional II Adolina pada bulan Agustus - Oktober. Data yang diperoleh berupa data aplikasi pengendalian gulma secara kimiawi (biaya alat dan tenaga kerja). Mengumpulkan data RKAP dan data Realisasi penendalian gulma secara kimia tahun 2022 dan 2023.
Biaya chemis pada TBM 1 seluas 4 ha adalah sebesar Rp 2.098.880 yang terdiri dari biaya upah tenaga kerja dan bahan yang digunakan. Adapun komponen biaya seperti upah tenaga kerja adalah sebesar Rp 354.089 dan biaya chemis piringan dan pasar pikul adalah sebesar Rp 807.000. Biaya chemis pada TBM 2 adalah sebesar Rp 135.120.968. Komponen biaya terdiri dari biaya tenaga kerja sebesar chemis piringan dan pasar pikul sebesar Rp 61.318.487. Biaya tenaga kerja chemis gawangan sebesar Rp 7.116.173 dan biaya penguna herbisida yang terdiri dari 3 jenis yakni dengan bahan aktif glifosat sebesar Rp 58.985.977, metsulindo sebesar Rp 1.035.096 dan bahan aktif sterane Rp
6.665.235. Biaya chemis pada TBM 3 adalah sebesar Rp 112.209.015 yang terdiri dari komponen biaya tenga kerja sebesar Rp 75.924.030 dan biaya bahan yang terbagi menjadi 4 yakni bahan aktif metsulindo sebesar Rp 1.109.489, bahan aktif glifosat sebesar Rp 30.775.053, bahan aktif Speader sebesar Rp 845.301 dan Starane sebesar Rp 3.555.142.
