PENGENDALIAN GULMA EPIFIT BERINGIN (Ficus benjamina) PADA TANAMAN KELAPA SAWIT MENGGUNAKAN HERBISIDA GLIFOSAT DENGAN CARA PENGINFUSAN AKAR DI KEBUN RAKYAT KECAMATAN PERCUT SEI TUAN
Date
2025Author
Devandra, Muhammad
Pembimbing
Aulia Juanda Djaingsastro, Maisarah
Metadata
Show full item recordAbstract
Penelitian dilaksanakan di perkebunan rakyat Kecamatan Percut Sei Tuan, pada bulan Mei 2025 sampai Oktober 2025. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) Non Faktorial 4 perlakuan 4 ulangan. Pengamatan dilakukan dengan scoring visual dengan mengamati perubahan perubahan fisik gulma sampai gulma itu mati, hasil scoring visual dilakukan uji statistik menguji perbedaan rata – rata dengan Analysis Of Variance (ANOVA), Hasil Anova menunjukkan bahwa perlakuan nyata maka dilakukan uji lanjut menggunakan uji Duncan’s Multiple Range Test (DMRT).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan P3, yaitu penggunaan herbisida berbahan aktif glifosat dengan konsentrasi 10%, merupakan dosis yang paling efektif. Konsentrasi ini memberikan hasil yang lebih cepat dari 21 hari, yakni pada hari ke-19 dengan tingkat kematian gulma sebesar 51%. Teknik infus akar dilakukan dengan cara mencari akar gulma epifit beringin, lalu memasukkan akar tersebut ke dalam kantung plastik berisi herbisida, kemudian mengikat kantung plastik tersebut menggunakan karet.
