• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Fakultas VOKASI
    • Program Studi Budidaya Perkebunan
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Fakultas VOKASI
    • Program Studi Budidaya Perkebunan
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    KEMAMPUAN SEMUT HITAM ( Monomorium minimum ) SEBAGAI MUSUH ALAMI ULAT API Setothosea asigna ( Lepidoptera ; Limacodidae ) DI LAPANGAN

    Thumbnail
    View/Open
    BDP Dimas Aulia Fahrezi.pdf (1.261Mb)
    Lembar Pengesahan (82.90Kb)
    Date
    2024
    Author
    Fahrezi, Dimas Aulia
    Pembimbing
    Dr. Guntoro, Febriana Roosmawati
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Pada proses bisnis budidaya tanaman perkebunan terkhususnya di komoditi kelapa sawit, permasalahan yang sering terjadi yang dapat menyebabkan menurunnya produksi umumnya diakibatkan oleh kemunculan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT), salah satu nya adalah serangan hama ulat api Setothosea asigna. Ulat api adalah salah satu hama yang sangat ditakuti di perkebunan kelapa sawit karena dapat menurunkan produksi kelapa sawit. Serangan dari ulat api menimbulkan kerusakan daun sebesar 70% - 90% yang mengakibatkan terhambatnya proses fotosintesis kelapa sawit dan selanjutnya memberikan efek yang merugikan karena tidak optimalnya pembentukan bunga dan buah kelapa sawit akibat dari terganggunya proses fotosintesis. Penelitian ini dilakukan dengan untuk mengetahui kemampuan semut hitam Monomorium minimum dalam mengendalikan hama ulat api S. asigna. Hal ini perlu dilakukan sebagai tindakan untuk mengurangi penggunaan pestisida pada pengendalian OPT di perkebunan kelapa sawit. Penelitian ini dilakukan di kebun percobaan Kampus Institut Teknologi Sawit Indonesia, Medan dan berlangsung pada bulan September 2023 sampai Februari 2024. Metode yang digunakan yaitu Rancangan Acak Kelompok (RAK) non faktorial dengan 5 taraf perlakuan dan 5 ulangan. F0 (Kontrol) tanpa diberi perlakuan, F1 dengan aplikasi 5 ekor M. minimum, F2 dengan 10 ekor M. minimum, F3 dengan 15 ekor M. minimum, F4 dengan 20 ekor M. minimum. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa pengaplikasian semut hitam M. minimum pada berbagai taraf perlakuan memberikan pengaruh yang sangat nyata pada 3 hari setelah aplikasi. Serta perlakuan F4 merupakan perlakuan terbaik yang menunjukkan hasil tercepat dalam mengendalikan ulat api yaitu 6 hari setelah aplikasi semut hitam M. minimum.
    URI
    https://repository.itsi.ac.id/handle/123456789/47
    Collections
    • Program Studi Budidaya Perkebunan

    Repositori Institut Teknologi Sawit Indonesia - 2025

    Institut Teknologi Sawit Indonesia

    Perpustakaan

    Katalog Perpustakaan

    Ejurnal ITSI

     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    Repositori Institut Teknologi Sawit Indonesia - 2025

    Institut Teknologi Sawit Indonesia

    Perpustakaan

    Katalog Perpustakaan

    Ejurnal ITSI