PERAN GAPOKTAN TANI MANDIRI DALAM PELAKSANAAN PROGRAM PEREMAJAAN SAWIT RAKYAT DI DESA LAUT TADOR
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Gapoktan Tani Mandiri dalam pelaksanaan Program PSR di Desa Laut Tador, Kecamatan Laut Tador, Kabupaten Batu Bara. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan 17 informan yang terdiri atas 3 pengurus Gapoktan (purposive sampling) dan 14 petani peserta PSR (snowball sampling). Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Gapoktan Tani Mandiri secara aktif melakukan peran substansial dalam empat indikator utama: (1) sosialisasi program dilaksanakan secara berjenjang dan berulang sebanyak 3–4 kali pertemuan resmi; (2) pendampingan administrasi mencakup pengumpulan dokumen, verifikasi lapangan, dan pengunggahan berkas ke BPDPKS hingga mengantarkan 82 petani dengan 123,13 hektare lahan tervalidasi; (3) koordinasi pelaksanaan melibatkan pihak internal dan eksternal termasuk Dinas Perkebunan, PT. Paya Pinang Group, dan Sucofindo; dan (4) evaluasi dilakukan melalui musyawarah kelompok berkala dan kunjungan lapangan bulanan. Kendala yang ditemukan meliputi keraguan petani, perubahan sistem platform SMART-PSR yang menyebabkan revisi pengajuan sebanyak 5–6 kali, dan lambatnya respons Sucofindo Provinsi.
