KAJIAN PENGENDALIAN GULMA PADA TANAMAN BELUM MENGHASILKAN KELAPA SAWIT DI PERUSAHAAN PERKEBUNAN
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis gulma, mengkaji teknik pengendalian gulma secara manual dan kimiawi, serta membandingkan biaya pengendalian gulma di Afdeling III Kebun Gunung Bayu PT Perkebunan Nusantara IV Regional II pada tahun 2024 dan 2025.
Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei–Agustus 2026 menggunakan metode deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan data sekunder perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada areal TBM seluas 98 ha ditemukan 10 jenis gulma yang terdiri atas gulma daun lebar, daun sempit, teki-tekian, kayuan, dan pakisan. Pengendalian gulma dilakukan secara terpadu melalui metode manual dan kimiawi sesuai dengan karakteristik gulma di lapangan. Total biaya pengendalian gulma pada tahun 2024 sebesar Rp146.537.340, sedangkan pada tahun 2025 meningkat menjadi Rp187.265.430. Peningkatan biaya terutama disebabkan oleh kenaikan biaya tenaga kerja meskipun biaya herbisida mengalami penurunan. Dengan demikian, penerapan pengendalian gulma secara terpadu telah mendukung pemeliharaan tanaman TBM, namun efisiensi biaya masih dipengaruhi oleh tingginya kebutuhan tenaga kerja.
