Show simple item record

dc.contributor.advisorMegawati Siahaan, Henry Budi Hasibuan
dc.contributor.authorHarahap, Aripul Hasan
dc.date.accessioned2025-12-16T07:38:40Z
dc.date.available2025-12-16T07:38:40Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.urihttps://repository.itsi.ac.id/handle/123456789/48
dc.description.abstractBunga pukul delapan Turnera subulata menjadi salah satu solusi dalam pengendalian hama tanaman kelapa sawit. Serangga memiliki peran penting dalam proses penyerbukan yang berpengaruh langsung pada produktivitas dan kualitas buah kelapa sawit. Turnera subulata mampu menarik serangga penyerbuk yang vital bagi keberlangsungan tanaman kelapa sawit. Selain itu, tanaman ini juga menyediakan habitat bagi predator alami hama, sehingga dapat mengurangi penggunaan pestisida kimia, menjaga keseimbangan ekosistem, dan meningkatkan keberlanjutan dalam pertanian. Pendekatan ini sangat penting dalam pengendalian hama kelapa sawit yang ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman serangga pada bunga pukul delapan Turnera subulata sebagai tanaman menguntungkan pada Kebun Tinjowan Regional 2 PT. Perkebunan Nusantara IV.Penelitian ini membahas peran Turnera subulata (bunga pukul delapan) sebagai tanaman menguntungkan yang dapat mendukung keberadaan serangga predator, parasitoid, dan polinator di perkebunan kelapa sawit untuk pengendalian hama secara hayati. Penelitian ini dilaksanakan di kebun Tinjowan PT. Perkebunan Nusantara IV Regional 2, Ujung Padang, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara. Penelitian ini dilaksanakan selama 2 bulan. Metode penelitian menggunakan survei pengamatan serangga pada empat waktu berbeda (pagi, siang, sore, malam) dengan pengambilan sampel menggunakan Sweep Net. Berdasarkan hasil penelitian di PT. Perkebunan Nusantara IV Kebun Tinjowan teridentifikasi 7 ordo yang tersebar pada keanekaragaman serangga pada bunga pukul delapan Turnera subulata yaitu, Coleoptera, Hymenoptera, Lepidoptera, Hemiptera, Orthoptera, Mantodea dan Araneae. Ordo Coleoptera memiliki jumlah individu tertinggi dengan total 10,07 dan ratarata 2,52 per perlakuan. Ordo Araneae menunjukkan jumlah terendah dengan total 3,07 dan rata-rata 0,77.en_US
dc.publisherInstitut Teknologi Sawit Indonesiaen_US
dc.relation.ispartofseriesNIM;2101071
dc.subjectKeanekaragaman Seranggaen_US
dc.subjectTurnera subulataen_US
dc.subjectWaktu Pengamatanen_US
dc.titleKEANEKARAGAMAN SERANGGA DI BERBAGAI WAKTU PENGAMATAN PADA BUNGA PUKUL DELAPAN Turnera subulata SEBAGAI TANAMAN MENGUNTUNGKAN DI PERKEBUNAN KELAPA SAWITen_US
dc.typeOtheren_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record