• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Fakultas VOKASI
    • Program Studi Budidaya Perkebunan
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Fakultas VOKASI
    • Program Studi Budidaya Perkebunan
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    ANALISIS PENGARUH KELEMBAPAN UDARA TERHADAP PERKEMBANGAN PENYAKIT BERCAK DAUN (Curvularia sp) PADA TANAMAN KELAPA SAWIT BELUM MENGHASILKAN

    Thumbnail
    View/Open
    Devi Ria Silviana BDP_sudah.pdf (4.169Mb)
    Date
    2025
    Author
    Silviana, Devi Ria
    Pembimbing
    Dr. Guntoro, Ingrid Ovie Yosephine
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Tanaman kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) merupakan salah satu komoditas unggulan nasional yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Namun, komoditas ini rentan terhadap berbagai jenis penyakit, salah satunya adalah bercak daun yang disebabkan oleh jamur Curvularia sp. Salah satu faktor lingkungan yang diduga berperan penting dalam dinamika penyebaran dan infeksi jamur ini adalah kelembapan udara. Meskipun demikian, pengaruh spesifik dari kelembapan udara terhadap intensitas dan penyebaran penyakit bercak daun masih belum banyak dikaji secara mendalam. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana kelembapan udara memengaruhi perkembangan penyakit bercak daun pada tanaman kelapa sawit belum menghasilkan (TBM 2) di areal Afdeling II Kebun Adolina. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan dua teknik utama: observasi visual langsung di lapangan dan pengambilan sampel menggunakan metode petak kuadrat. Lokasi penelitian berada di PT Perkebunan Nusantara IV Regional II, Kebun Adolina, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, Provinsi Sumatera Utara. Pengumpulan data primer meliputi pengukuran kelembapan udara, jumlah konidium pada siang dan malam hari, tingkat keparahan penyakit, serta kejadian penyakit. Seluruh pengamatan dilakukan selama periode tiga bulan, yakni dari Maret hingga Mei 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwasannya Kelembapan udara, Jumlah Konidium, Kejadian Penyakit berpengaruh signifikan terhadap perkembangan penyakit Curvularia sp pada Tanaman Kelapa Sawit Belum Menghasilkan. Dengan nilai pengamatan siang yaitu sig 0,000, F hitung 153,931 > F tabel 2,98 dan pengamatan malam sig 0.000, F hitung 216,839 > F tabel 2,98.
    URI
    https://repository.itsi.ac.id/handle/123456789/56
    Collections
    • Program Studi Budidaya Perkebunan

    Repositori Institut Teknologi Sawit Indonesia - 2025

    Institut Teknologi Sawit Indonesia

    Perpustakaan

    Katalog Perpustakaan

    Ejurnal ITSI

     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    Repositori Institut Teknologi Sawit Indonesia - 2025

    Institut Teknologi Sawit Indonesia

    Perpustakaan

    Katalog Perpustakaan

    Ejurnal ITSI