PENGARUH WAKTU APLIKASI BIOCHAR TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT TERHADAP PERBAIKAN SIFAT KIMIA TANAH PADA TANAMAN MENGHASILKAN KELAPA SAWIT
Date
2025Author
Saqina, Dinni
Pembimbing
Rina Maharany, Aulia Juanda Djaingsastro
Metadata
Show full item recordAbstract
Pemberian biochar dilakukan guna menjaga kesuburan tanah karena biochar adalah arang hayati yang dapat memperbaiki struktur tanah. Biochar sendiri dapat dibuat dari berbagai bahan organik salah satunya yaitu tandan kosong kelapa sawit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh waktu aplikasi biochar tandan kosong kelapa sawit terhadap perbaikan sifat kimia tanah. Penelitian ini dilaksanakan selama 9 bulan, pada bulan September 2024 – Juni 2025 di kebun Adolina Afdeling II PT. Perkebunan Nusantara IV Regional II. Metode dalam penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Non Faktorial. Terdiri dari 5 taraf yakni, W0 = kontrol (tanpa aplikasi biochar tandan kosong kelapa sawit), W1 = 2 bulan (setelah aplikasi biochar tandan kosong kelapa sawit), W2 = 4 bulan (setelah aplikasi biochar tandan kosong kelapa sawit), W3 = 6 bulan (setelah aplikasi biochar tandan kosong kelapa sawit), dan W4 = 8 bulan (setelah aplikasi biochar tandan kosong kelapa sawit). Parameter yang diamati yaitu pH, Kapasitas Tukar Kation, Kejenuhan Basa, P Tersedia, K-dd, Mg-dd, Na-dd, dan Ca-dd. Hasil penelitian menunjukkan bahwa waktu aplikasi biochar tandan kosong kelapa sawit berpengaruh nyata terhadap 6 (enam) parameter sifat kimia tanah, yaitu pH dengan perlakuan terbaik W3 (6 bulan setelah aplikasi biochar tandan kosong kelapa sawit) dengan nilai 6,99; Kapasitas Tukar Kation dengan perlakuan terbaik W1 (2 bulan setelah aplikasi biochar tandan kosong kelapa sawit) dengan nilai 28,06 cmol/kg; Kejenuhan Basa dengan perlakuan terbaik W2 (4 bulan setelah aplikasi biochar tandan kosong kelapa sawit) dengan nilai 147,36 %; P Tersedia dengan perlakuan terbaik W2 (4 bulan setelah aplikasi biochar tandan kosong kelapa sawit) dengan nilai 123,24 mg/kg; K-dd dengan perlakuan terbaik W2 (4 bulan setelah aplikasi biochar tandan kosong kelapa sawit) dengan nilai 3,09 cmol/kg; dan Mg-dd dengan perlakuan terbaik W3 (6 bulan setelah aplikasi biochar tandan kosong kelapa sawit) dengan nilai 3,15 cmol/kg.
