ANALISA HUBUNGAN KECEPATAN ANGIN TERHADAP PERKEMBANGAN PENYAKIT KARAT DAUN (Cephaleuros virescen Kutzing) PADA TANAMAN MENGHASILKAN KELAPA SAWIT DI PT PERKEBUNAN NUSANTARA IV KEBUN ADOLINA REGIONAL II
View/ Open
Date
2025Author
Fatani, Fazil
Pembimbing
Dr. Guntoro, Ingrid Ovie Yosephine
Metadata
Show full item recordAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kecepatan angin
terhadap perkembangan penyakit karat daun (Cephaleuros virescens kutzing) pada
tanaman kelapa sawit di PT Perkebunan Nusantara IV Kebun Adolina. Penyakit
karat daun merupakan salah satu penyakit utama yang mengganggu produktivitas
kelapa sawit, terutama pada daun tua, dan dapat menurunkan efisiensi fotosintesis
serta hasil tandan buah segar (TBS). Penelitian dilaksanakan selama tiga bulan,
mulai Maret hingga Mei 2025, menggunakan metode survei dengan pendekatan
visual dan pengambilan sampel kuadrat. Data yang dikumpulkan meliputi
kecepatan angin, jumlah konidium, serta tingkat keparahan penyakit yang dianalisis
menggunakan uji statistik melalui perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa kecepatan angin berperan signifikan dalam penyebaran spora
Cephaleuros virescens. Semakin tinggi kecepatan angin, semakin tinggi pula
jumlah konidium yang tertangkap serta intensitas serangan penyakit yang diamati.
Uji regresi linear ganda menunjukkan nilai F hitung > F tabel dan signifikansi <
0,05, yang mengindikasikan adanya pengaruh yang nyata antara variabel bebas
(kecepatan angin) terhadap variabel terikat (jumlah konidium dan keparahan
penyakit). Temuan ini menegaskan bahwa angin merupakan faktor lingkungan
yang penting dalam dinamika penyebaran penyakit karat daun. Penelitian ini
memberikan kontribusi dalam pengembangan strategi pengendalian penyakit
berbasis iklim mikro, khususnya angin, di lingkungan perkebunan. Dengan
memahami peran kecepatan angin, pengelolaan penyakit karat daun dapat
dilakukan secara lebih efektif untuk meningkatkan produktivitas tanaman kelapa
sawit.
