Show simple item record

dc.contributor.advisorHabib Prayitno, Tuty Ningsih
dc.contributor.authorHarahap, Henri Sultoni
dc.date.accessioned2025-12-19T02:26:09Z
dc.date.available2025-12-19T02:26:09Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.urihttps://repository.itsi.ac.id/handle/123456789/90
dc.description.abstractTanaman kelapa sawit yang memiliki potensi produksi yang tinggi, tidak akan tercapai jika kegiatan panen tidak dilaksanakan secara optimal. Pemberian premi sebagai tambahan kompensasi atas kinerja diatas standar (basis borong) yang ditetapkan akan memberikan dorongan bagi pemanen untuk meningkatkan prestasi pemanen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan premi dan denda panen di PT Langkat Nusantara Kepong Kebun Tanjung Beringin Divisi IV yang dilaksanakan pada Bulan Juni-Juli 2025 dengan menggunakan metode deskriptif. Sistem premi panen di Kebun Tanjung Beringin Divisi IV terdiri dari enam jenis, yaitu premi TBS (Rp. 35/Kg), premi brondolan (Rp. 350/Kg), premi insentif (Rp. 2/Kg), premi perawatan becak motor (Rp. 10.000/hari), premi tunasan (Rp. 1.500/pokok), dan premi pengganti alat panen (Rp. 2.200/hari). Premi TBS tercatat sebagai komponen terbesar selama periode Oktober 2024 hingga Juni 2025, premi tunasan dan premi pengganti alat panen menjadi premi yang lebih stabil. Sistem denda panen meliputi denda panen buah hitam (Rp. 500/Kg) dan denda panen buah kurang matang (Rp. 500/Kg) dengan total denda buah hitam dan denda buah kuarang matang selama periode Oktober 2024 hingga Juni 2025 sebesar Rp. 495.000.en_US
dc.publisherInstitut Teknologi Sawit Indonesiaen_US
dc.relation.ispartofseriesNIM;2101041
dc.subjectPremi dan Denda Panenen_US
dc.subjectProduksi Kelapa Sawiten_US
dc.titlePENERAPAN PREMI DAN DENDA PANEN KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq) DI PT LANGKAT NUSANTARA KEPONG KEBUN TANJUNG BERINGIN DIVISI IVen_US
dc.typeOtheren_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record