ANALISIS PENGARUH INTENSITAS CAHAYA MATAHARI TERHADAP PERKEMBANGAN PENYAKIT BERCAK DAUN (Curvularia sp.) PADA TANAMAN KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq.)
View/ Open
Date
2025Author
Aditia, Muhammad Dimas
Pembimbing
Dr. Guntoro, Ingrid Ovie Yosephine
Metadata
Show full item recordAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh intensitas cahaya matahari
terhadap perkembangan penyakit bercak daun (Curvularia sp.) pada tanaman
kelapa sawit. Penyakit ini merupakan salah satu kendala utama dalam budidaya
kelapa sawit, khususnya pada fase pembibitan. Intensitas cahaya matahari diketahui
memengaruhi kelembaban mikro dan aktivitas fotosintesis yang berdampak pada
ketahanan tanaman terhadap serangan patogen. Penelitian dilakukan di Afdeling II
PTPN IV Kebun Adolina, dengan metode survei dan pengambilan sampel di
lapangan serta uji laboratorium. Pengamatan dilakukan selama tiga bulan dari
Maret hingga Mei 2025.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin rendah intensitas cahaya, kejadian
dan keparahan penyakit cenderung meningkat. Penyebaran konidium juga lebih
aktif pada area yang teduh dan lembap. Uji statistik menggunakan SPSS
membuktikan adanya hubungan yang signifikan antara intensitas cahaya dan
parameter penyakit. Temuan ini memberikan kontribusi penting terhadap
pengelolaan lingkungan mikro budidaya kelapa sawit. Pengaturan cahaya matahari
dapat dijadikan strategi mitigasi dalam mengendalikan penyakit Curvularia sp.
secara ekologis dan berkelanjutan.
