• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Fakultas VOKASI
    • Program Studi Budidaya Perkebunan
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Fakultas VOKASI
    • Program Studi Budidaya Perkebunan
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    UJI EFEKTIVITAS PENGGUNAAN FEROMON BUAH NANAS DAN CAHAYA LAMPU TENAGA SURYA DALAM PENGENDALIAN Oryctes rhinoceros PADA TANAMAN BELUM MENGHASILKAN KELAPA SAWIT

    Thumbnail
    View/Open
    Yudha Pratama BDP_sudah.pdf (3.131Mb)
    Date
    2025
    Author
    Pratama, Yudha
    Pembimbing
    Junita Elisabeth, Saroha Manurung
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Hama Oryctes rhinoceros dapat merusak titik tumbuh dan kematian pada tanaman kelapa sawit. Metode pengendalian yang umum digunakan masih memiliki keterbatasan efektivitas serta menimbulkan potensi dampak negatif terhadap lingkungan. Sebagai alternatif, buah nanas mulai dimanfaatkan sebagai feromon alami mampu menarik hama secara spesifik. Namun, efektivitas feromon nanas tersebut dapat ditingkatkan dengan penambahan pencahayaan dari lampu tenaga surya, mengingat intensitas aktivitas kumbang tanduk yang meningkat pada malam hari. Oleh karena itu, diperlukan penelitian mengenai kombinasi berbagai olahan buah nanas dan variasi daya lampu tenaga surya sebagai strategi pengendalian hama yang efisien dan ramah lingkunga. Penelitian dilaksanakan di areal TBM Kebun Gunung Para PTPN IV Regional 1, pada bulan April-Mei 2025. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan 2 faktor dan 3 ulangan. Faktor I adalah perlakuan nanas dengan berbagai bentuk olahan 500 gram dengan 4 taraf: N0 = tanpa nanas, N1 = nanas diblender, N2 = sari nanas dan N3 = nanas dipotongpotong. Faktor II adalah penggunaan lampu tenaga surya yang terdiri dari beberapa daya watt lampu dengan 4 taraf: L0 = tanpa lampu, L1 = 50 watt, L2 = 100 watt, dan L3 = 200 watt. Perlakuan bentuk olahan nanas dan berbagai daya lampu tenaga surya berpengaruh signifikan terhadap jumlah Oryctes rhinoceros yang terperangkap, di mana olahan nanas yang diblender (N1) dan lampu tenaga surya 200 watt (L3) masing-masing menunjukkan hasil tangkapan tertinggi. Interaksi antara keduanya juga signifikan, dengan kombinasi N1L3 secara konsisten menghasilkan jumlah tangkapan terbanyak selama masa pengamatan.
    URI
    https://repository.itsi.ac.id/handle/123456789/158
    Collections
    • Program Studi Budidaya Perkebunan

    Repositori Institut Teknologi Sawit Indonesia - 2025

    Institut Teknologi Sawit Indonesia

    Perpustakaan

    Katalog Perpustakaan

    Ejurnal ITSI

     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    Repositori Institut Teknologi Sawit Indonesia - 2025

    Institut Teknologi Sawit Indonesia

    Perpustakaan

    Katalog Perpustakaan

    Ejurnal ITSI