Show simple item record

dc.contributor.advisorBudi Mulyara, Dr. Giyanto
dc.contributor.authorTriansyah, Angga
dc.date.accessioned2025-12-23T02:42:11Z
dc.date.available2025-12-23T02:42:11Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.urihttps://repository.itsi.ac.id/handle/123456789/167
dc.description.abstractKelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq) merupakan salah satu komoditas hasil perkebunan yang mempunyai peran cukup penting dalam kegiatan perekonomian di Indonesia karena kemampuannya menghasilkan minyak nabati yang banyak dibutuhkan oleh sektor industri. Percepatan pemberondolan pasca panen pada tandan buah segar (TBS) adalah faktor penting. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaaan bakteri Pseudomonas aeruginosa terhadap persentase pembrondolan alami, unstripped bunch (USB), dan tandan kosong terhadap berat tandan buah segar (TBS) dan juga terhadap berat brondolan keseluruhan serta pengaruh penggunaan bakteri Pseudomonas aeruginosa terhadap mutu kadar air, dan kadar kotoran pada minyak mentah kelapa sawit. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) faktorial dengan faktor pertama pengaruh bobot bakteri dengan perlakuan 2,5%, 5%, 7,5% terhadap berat TBS dan faktor kedua pengaruh lama pemeraman dengan perlakuan 12 jam, 24 jam, dan 36 jam. Pada setiap perlakuan dilakukan 3 kali ulangan, sehingga jumlah sampel keseluruhan adalah 27 sampel. Data yang diperoleh di analisis secara statistik uji Analysis of variance (ANOVA). Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Biologi dan Tanah Falkultas Pertanian Universitas Sumatra Utara, Medan, Laboratorium Proses, dan Laboratorium Mutu Program Studi Teknoligi Pengolahan Hasil Perkebunan, Institut Teknologi Sawit Indonesia(ITSI) Medan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil analisa persentase pembrondolan alami terhadap berat tandan buah segar menggunakan bakteri Pseudomonas aeruginosa berpengaruh nyata terhadap persentase pembrondolan yang dihasilkan hal ini dilihat terdapat kenaikan yang signifikan terhadap semua perlakuan dan Hasil analisa pengaruh penggunaan bakteri Pseudomonas aeruginosa terhadap parameter mutu kadar air dengan persentase terendah 0,57%, berpengaruh tidak nyata, untuk paramater mutu kadar kotoran berpengaruh tidak nyata dengan persentase terendah 0,21% . Nilai mutu pada masing masing perlakuan masih memenuhi standar SNI CPO 2901 2021 05091DSP untuk parameter kadar air 0,50%, dan untuk kadar kotoran 0,50%.en_US
dc.publisherInstitut Teknologi Sawit Indonesiaen_US
dc.relation.ispartofseriesNIM;2102004
dc.subjectPemberondolanen_US
dc.subjectPseudomonas aeruginosaen_US
dc.subjectKadar Airen_US
dc.subjectKadar Kotoranen_US
dc.titleSTUDI PENGARUH PEMBERONDOLAN TANDAN BUAH SEGAR KELAPA SAWIT MENGGUNAKAN BAKTERI SELULOLITIK INDIGENOUS Pseudomonas aeruginosa TERHADAP MUTU MINYAK KELAPA SAWITen_US
dc.typeSkripsien_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record