STUDI PENGARUH PEMBERONDOLAN TANDAN BUAH SEGAR KELAPA SAWIT MENGGUNAKAN BAKTERI SELULOLITIK INDIGENOUS Pseudomonas aeruginosa TERHADAP MUTU MINYAK KELAPA SAWIT
View/ Open
Date
2025Author
Triansyah, Angga
Pembimbing
Budi Mulyara, Dr. Giyanto
Metadata
Show full item recordAbstract
Kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq) merupakan salah satu komoditas hasil perkebunan
yang mempunyai peran cukup penting dalam kegiatan perekonomian di Indonesia karena
kemampuannya menghasilkan minyak nabati yang banyak dibutuhkan oleh sektor
industri. Percepatan pemberondolan pasca panen pada tandan buah segar (TBS) adalah
faktor penting. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaaan bakteri
Pseudomonas aeruginosa terhadap persentase pembrondolan alami, unstripped bunch
(USB), dan tandan kosong terhadap berat tandan buah segar (TBS) dan juga terhadap
berat brondolan keseluruhan serta pengaruh penggunaan bakteri Pseudomonas
aeruginosa terhadap mutu kadar air, dan kadar kotoran pada minyak mentah kelapa sawit.
Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) faktorial dengan faktor
pertama pengaruh bobot bakteri dengan perlakuan 2,5%, 5%, 7,5% terhadap berat TBS
dan faktor kedua pengaruh lama pemeraman dengan perlakuan 12 jam, 24 jam, dan 36
jam. Pada setiap perlakuan dilakukan 3 kali ulangan, sehingga jumlah sampel keseluruhan
adalah 27 sampel. Data yang diperoleh di analisis secara statistik uji Analysis of variance
(ANOVA). Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Biologi dan Tanah Falkultas
Pertanian Universitas Sumatra Utara, Medan, Laboratorium Proses, dan Laboratorium
Mutu Program Studi Teknoligi Pengolahan Hasil Perkebunan, Institut Teknologi Sawit
Indonesia(ITSI) Medan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober 2024. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa hasil analisa persentase pembrondolan alami terhadap
berat tandan buah segar menggunakan bakteri Pseudomonas aeruginosa berpengaruh
nyata terhadap persentase pembrondolan yang dihasilkan hal ini dilihat terdapat kenaikan
yang signifikan terhadap semua perlakuan dan Hasil analisa pengaruh penggunaan
bakteri Pseudomonas aeruginosa terhadap parameter mutu kadar air dengan persentase
terendah 0,57%, berpengaruh tidak nyata, untuk paramater mutu kadar kotoran
berpengaruh tidak nyata dengan persentase terendah 0,21% . Nilai mutu pada masing masing perlakuan masih memenuhi standar SNI CPO 2901 2021 05091DSP untuk
parameter kadar air 0,50%, dan untuk kadar kotoran 0,50%.
