• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Fakultas VOKASI
    • Program Studi Teknologi Pengolahan Hasil Perkebunan
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Fakultas VOKASI
    • Program Studi Teknologi Pengolahan Hasil Perkebunan
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    PENGARUH NATRIUM HIDROKSIDA (NaOH) TERHADAP KUALITAS SABUN PADAT BERBASIS MINYAK SAWIT MERAH (Red Palm Oil) DAN MINYAK INTI SAWIT (Palm Kernel Oil)

    Thumbnail
    View/Open
    Arta Agustina TPHP_sudah.pdf (1.646Mb)
    Date
    2025
    Author
    Hasibuan, Arta Augustina
    Pembimbing
    Pada Mulia Raja, Dr. Zakwan
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh variasi konsentrasi natrium hidroksida (NaOH) terhadap kualitas sabun padat berbasis minyak sawit merah (Red Palm Oil) dan minyak inti sawit (Palm Kernel Oil). Penelitian dilakukan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) non faktorial dengan tiga perlakuan konsentrasi NaOH, yaitu 20%, 25%, dan 30%. Parameter yang diamati meliputi kadar asam lemak bebas (ALB), alkali bebas, kadar air, pH, stabilitas busa, serta uji organoleptik terhadap bentuk, warna, dan aroma. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi konsentrasi NaOH, maka kadar ALB cenderung menurun dari 0,33% pada NaOH 20% menjadi 0,22% pada NaOH 30%. Sebaliknya, kadar alkali bebas meningkat dan semuanya melebihi batas maksimum SNI (0,1%), yaitu berkisar antara 0,45%–0,57%. Kadar air juga meningkat dari 4,67% menjadi 8,67%, dan pH naik dari 9,1 menjadi 11,0. Stabilitas busa tertinggi ditunjukkan oleh perlakuan NaOH 20% (92,97%) dan menurun pada NaOH 30% (83,19%). Uji organoleptik menunjukkan bahwa parameter warna sabun menunjukkan perbedaan nyata antar perlakuan, sedangkan bentuk dan aroma tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan. Hasil analisis statistik (uji ANOVA) menunjukkan bahwa variasi konsentrasi NaOH berpengaruh signifikan terhadap hampir seluruh parameter fisik dan kimia sabun, kecuali bentuk dan aroma sabun. Formulasi terbaik terdapat pada perlakuan NaOH 25%, yang memberikan hasil sabun dengan kadar ALB rendah, aroma netral, pH aman, warna menarik, serta tingkat kesukaan panelis yang cukup tinggi. Secara keseluruhan, kombinasi minyak sawit merah dan minyak inti sawit terbukti efektif dalam pembuatan sabun padat dan berpotensi dikembangkan sebagai produk sabun berbasis bahan baku lokal yang ramah lingkungan dan bernilai ekonomi.
    URI
    https://repository.itsi.ac.id/handle/123456789/168
    Collections
    • Program Studi Teknologi Pengolahan Hasil Perkebunan

    Repositori Institut Teknologi Sawit Indonesia - 2025

    Institut Teknologi Sawit Indonesia

    Perpustakaan

    Katalog Perpustakaan

    Ejurnal ITSI

     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    Repositori Institut Teknologi Sawit Indonesia - 2025

    Institut Teknologi Sawit Indonesia

    Perpustakaan

    Katalog Perpustakaan

    Ejurnal ITSI