IDENTIFIKASI RENDEMEN DAN KOMPOSISI ASAM LEMAK MINYAK SAWIT BERDASARKAN PERBEDAAN BERAT JANJANG TBS DI KEBUN PSR GAPOKTAN TANI MANDIRI KECAMATAN LAUT TADOR
View/ Open
Date
2025Author
Siregar, Bukhori Saputra
Pembimbing
Pada Mulia Raja, Dr. Sri Wahyuna Saragih, Rina Maharany
Metadata
Show full item recordAbstract
Perkebunan PSR (Peremajaan Sawit Rakyat) Gapoktan Tani Mandiri Kecamatan Laut Tador telah menerapkan prinsip Good Agricultural Practices (GAP) dalam pengelolaannya. Namun, pabrik kelapa sawit (PKS) masih cenderung membeli tandan buah segar (TBS) dari kebun PSR dengan harga murah, karena persentase rendemen CPO yang belum diketahui oleh petani. Padahal rendemen CPO menjadi salah satu faktor penentuan harga pembelian TBS di pabrik kelapa sawit. Berdasarkan hal tersebut, peneliti tertarik melakukan identifikasi untuk mengetahui persentase rendemen minyak sawit berdasarkan berat janjang yang berbeda serta komposisi kimia asam-asam lemaknya. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik purposive sampling jenis typical case sampling, di mana sampel TBS diambil dari dua lokasi kebun yaitu, Laut Tador dan Tanjung Parapat dengan berat janjang masing-masing 8 kg dan 15 kg. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendemen dan komposisi asam lemak CPO dari Kebun Laut Tador dan Tanjung Parapat tergolong baik, disesuaikan dengan persentase rendemen dan komposisi asam lemak secara umum. Rendemen CPO dari TBS Kebun Laut Tador (22,63%) dengan berat janjang (15 kg) menghasilkan rendemen yang lebih tinggi dari Kebun Tanjung Parapat (21,28%) dengan berat janjang (8 kg). Sedangkan untuk komposisi asam lemak, CPO dari Tanjung Parapat dominan mengandung asam lemak jenuh yang lebih tinggi (asam palmitat 47,42%); dari CPO Laut Tador (asam palmitat 45,25%); sedangkan CPO Laut Tador mengandung asam lemak tidak jenuh yang lebih tinggi (asam oleat 35,53%); dari CPO Tanjung Parapat (asam oleat 33.28%). Penelitian ini diharapkan dapat membantu petani PSR, khususnya dari Gapoktan Tani Mandiri yang telah menerapkan GAP dan menggunakan varietas unggul, untuk mendapatkan harga TBS yang lebih layak sesuai dengan kualitasnya.
