ANALISA KEGAGALAN LAJU KALOR DIBOILER BERDASARKAN FAILURE MODES AND EFFECT ANALYSIS (FMEA)
View/ Open
Date
2025Author
Harefa, Gracela Noviana
Pembimbing
Dr. Zakwan, Zulham Effendi
Metadata
Show full item recordAbstract
Boiler merupakan salah satu komponen utama dalam operasional pabrik kelapa sawit yang berfungsi untuk menghasilkan uap dengan laju kalor optimal guna menunjang proses produksi. Namun, fluktuasi laju kalor dan penurunan efisiensi boiler seringkali terjadi dan dapat mengganggu kestabilan proses serta meningkatkan risiko kegagalan operasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa kegagalan laju kalor yang dihasilkan oleh boiler di pabrik kelapa sawit dengan fokus pada fluktuasi laju kalor, efisiensi boiler, serta identifikasi potensi kegagalan sistem menggunakan metode Failure Modes and Effect Analysis (FMEA). Data yang digunakan mencakup suhu, tekanan, massa bahan bakar, efisiensi boiler, dan produksi uap. Hasil analisis menunjukkan adanya fluktuasi dalam laju kalor yang berkisar antara 12.787 kJ/s hingga 13.867 kJ/s, serta efisiensi boiler yang bervariasi antara 38,90% hingga 42,22%. Berdasarkan data tersebut, dilakukan analisis FMEA untuk mengidentifikasi mode kegagalan yang berpotensi menyebabkan penurunan laju kalor dan efisiensi boiler. Dua mode kegagalan utama dengan nilai RPN tertinggi ditemukan, yaitu timbulnya kerak (scaling) pada pipa-pipa uap (RPN 60), kebocoran pipa boiler (RPN 30). Penelitian ini merekomendasikan penerapan pemeliharaan rutin yang lebih ketat, pengawasan kualitas bahan bakar dan air umpan secara berkala, serta peningkatan kapasitas boiler untuk menjaga kestabilan operasional dan meningkatkan efisiensi secara keseluruhan.
