PENGARUH PERUBAHAN SUHU AIR UMPAN BOILER TERHADAP EFISIENSI SIKLUS RANKINE DI STASIUN PEMBANGKIT TENAGA PABRIK KELAPA SAWIT
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perubahan suhu air umpan
boiler terhadap efisiensi siklus Rankine pada stasiun pembangkit tenaga di pabrik
kelapa sawit. Efisiensi siklus Rankine sangat dipengaruhi oleh kondisi suhu air
umpan sebelum memasuki boiler, yang dapat memengaruhi kebutuhan energi untuk
menghasilkan uap jenuh. Penelitian dilakukan di PT. Socfindo PKS Seunagan
dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif menggunakan data primer dan
sekunder. Variabel bebas yang diamati adalah suhu air umpan (75°C, 80°C, 85°C,
90°C, dan 95°C), sedangkan variabel terikat adalah efisiensi termal siklus Rankine.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi suhu air umpan, semakin
rendah energi kerja pompa yang dibutuhkan dan semakin tinggi efisiensi siklus
Rankine. Efisiensi tertinggi tercapai pada suhu 95°C dengan nilai efisiensi sebesar
84,3%. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan suhu air umpan merupakan
strategi efektif untuk meningkatkan efisiensi energi pembangkit tanpa perlu
modifikasi sistem secara signifikan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan
dalam optimalisasi pemanfaatan energi di pabrik kelapa sawit.
