• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Fakultas VOKASI
    • Program Studi Teknologi Pengolahan Hasil Perkebunan
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Fakultas VOKASI
    • Program Studi Teknologi Pengolahan Hasil Perkebunan
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    PENGARUH KONSENTRASI LARUTAN KALSIUM KLORIDA (Cacl2) TERHADAP KARAKTERISTIK KARBON AKTIF BERBAHAN BAKU TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT

    Thumbnail
    View/Open
    Seri Wahyuni TPHP.pdf (2.507Mb)
    Date
    2025
    Author
    Wahyuni, Seri
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Tandan kosong kelapa sawit atau TKKS merupakan limbah padat dari industri kelapa sawit yang mengandung lignoselulosa dan potensial dijadikan karbon aktif karena kandungan karbonnya yang tinggi. Karbon aktif dibuat melalui proses karbonisasi dan aktivasi kimia. Aktivasi dilakukan dengan perendaman arang tandan kosong kelapa sawit dengan larutan Kalsium Klorida (CaCl2) dengan masing-masing perlakuan konsentrasi 0%, 5%, 10%, 15% dan 20% selama 24 jam. Tujuan dari aktivasi ini adalah memperbesar pori-pori dan meningkatkan luas permukaan karbon aktif agar daya adsorpsinya lebih tinggi. Pengujian karakteristik meliputi: kadar air, kadar zat menguap, kadar abu, kadar karbon terikat, daya serap terhadap iodium dan struktur morfologi permukaan menggunakan Scanning Electron Microscope (SEM). Hasil menunjukkan bahwa semakin tinggi konsentrasi CaCl2, semakin baik kualitas karbon aktif yang dihasilkan. Perlakuan dengan CaCl2 20% menghasilkan karbon aktif dengan kadar air terendah (5,70%), kadar zat menguap paling rendah (7,26%), kadar abu paling rendah (8,74%), kadar karbon terikat paling tinggi (78,31%), daya serap terhadap iodium paling tinggi (848mg/g) dan citra SEM juga menunjukkan peningkatan jumlah dan ukuran pori setelah di aktivasi. Penambahan CaCl2 sebagai agen aktivasi kimia mampu meningkatkan kualitas karbon aktif secara signifikan. Aktivator ini membantu membuka pori-pori, membersihkan pengotor, dan meningkatkan luas permukaan karbon. Karbon aktif dengan konsentrasi CaCl₂ 20% menghasilkan karakteristik terbaik yang sesuai dengan standar SNI, menjadikannya layak digunakan sebagai adsorben untuk aplikasi lingkungan. Perbandingan SEM antara sampel sebelum dan sesudah aktivasi juga mendukung hasil uji fisik dan kimia, memperlihatkan pori-pori yang lebih terbuka dan merata.
    URI
    https://repository.itsi.ac.id/handle/123456789/202
    Collections
    • Program Studi Teknologi Pengolahan Hasil Perkebunan

    Repositori Institut Teknologi Sawit Indonesia - 2025

    Institut Teknologi Sawit Indonesia

    Perpustakaan

    Katalog Perpustakaan

    Ejurnal ITSI

     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    Repositori Institut Teknologi Sawit Indonesia - 2025

    Institut Teknologi Sawit Indonesia

    Perpustakaan

    Katalog Perpustakaan

    Ejurnal ITSI