ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS KERNEL DI STASIUN KERNEL SILO DENGAN MENERAPKAN METODE QCC (QUALITY CONTROL CIRCLE)
Abstract
Latar belakang dalam penelitian ini peran penting kelapa sawit sebagai salah satu
komoditas unggulan perkebunan di Indonesia, yang berkontribusi besar terhadap
perekonomian nasional melalui produksi minyak kelapa sawit (CPO). Salah satu
hasil olahan kelapa sawit adalah kernel, yang juga bernilai ekonomis karena dapat
diolah menjadi minyak inti sawit (PKO).
Kualitas kernel sangat menentukan nilai jual, namun mutu kernel seringkali
menurun akibat berbagai faktor, seperti kualitas bahan baku, penanganan
pascapanen, proses penyimpanan dan pengolahan di pabrik. Standar Nasional
Indonesia (SNI 01-0002-1987) menetapkan batas kadar air maksimal 8%, kadar
kotoran maksimal 6% dan kernel pecah maksimal 15%. Apabila kualitas kernel
tidak memenuhi standar tersebut akan berdampak pada penurunan mutu dan
harga.
Pengendalian mutu diperlukan untuk menjaga kualitas kernel sesuai standar. Salah
satu metode yang dapat digunakan adalah Quality Control Circle (QCC) dan
memanfaatkan 7 alat bantu pengendalian mutu (seven tools), yaitu check sheet,
diagram pareto, diagram fishbone dan control chart. Dengan penerapan QCC di
stasiun kernel silo pengumpulan data dilakukan selama dua bulan, yaitu pada
periode November 2024–Januari 2025 dengan fokus terhadap tiga parameter
utama mutu kernel, yakni kadar air, kotoran dan inti pecah.
