Show simple item record

dc.contributor.advisorPada Mulia Raja, Ir. Zulyaden
dc.contributor.authorManik, Sonang
dc.date.accessioned2026-01-06T07:25:04Z
dc.date.available2026-01-06T07:25:04Z
dc.date.issued2023
dc.identifier.urihttps://repository.itsi.ac.id/handle/123456789/257
dc.description.abstractMinyak jelantah merupakan minyak yang dihasilkan dari sisa penggorengan atau minyak goreng yang dipakai berulang-ulang. Minyak goreng yang dipakai secara berulang ulang dapat menimbulkan bahaya bagi kesehatan. Diantaranya adalah terbentuknya penebalan arteri yang disebabkan oleh adanya penumpukan lemak, kolesterol, atau zat lainnya pada dinding arteri.Lilin aromaterapi juga memiliki fungsi ganda seperti sebagai penolak nyamuk jika digunakan minyak nilam (Pogostemon cablin B) dan jeruk nipis (Citrusaurantifolia Swingle) yang telah diolah dan diformulasikan ke dalam bahan lilin. Pembuangan limbah minyak jelantah masih sangat sering dilakukan oleh karena itu perlu dilakukan pembaruan dengan cara melakukan pembuatan lilin aromaterapi, minyak jelantah nya tidak akan terbuang dan bisa diolah kembali. Pembuatan lilin aromaterapi memiliki nilai ekonomi yang berpotensi untuk dikembangkan sebagai alternatif tambahan untuk penghasilan masyarakat. Pada penelitian ini pembutan lilin aromaterapi berbasis minyak jelantah dengan ekstrak daun sirih dan serai dilakukan di Rumah Jl.Tembung, Pasar 4. Waktu Penelitian selama 3 bulan dari bulan April sampai Juni tahun 2024. Tujuan Penelitian ini berupaya untuk memberikan edukasi melalui sosialisasi dan praktek pembuatan lilin aromaterapi kepada masyarakat. Hasil menunjukkan bahwa minyak jelantah dapat diolah menjadi bahan lilin yang berkualitas baik setelah melalui proses pemurnian. Ekstrak daun sirih dan serai berhasil memberikan aroma yang segar dan memiliki sifat antibakteri. Lilin yang dihasilkan diuji berdasarkan durasi pembakaran, stabilitas api, intensitas aroma, dan penampilan fisik. Lilin aromaterapi berbasis minyak jelantah ini menunjukkan kinerja yang memuaskan dalam semua aspek pengujian. Selain itu, penggunaan bahan-bahan alami ini mendukung prinsip keberlanjutan dan kesehatan. Penelitian ini menunjukkan potensi besar dalam memanfaatkan limbah minyak jelantah untuk produk bernilai tambah, serta menyediakan alternatif lilin aromaterapi yang lebih sehat dan ramah lingkungan. Diharapkan penelitian ini dapat menjadi dasar untuk pengembangan lebih lanjut dan aplikasi komersial yang lebih luas.en_US
dc.publisherInstitut Teknologi Sawit Indonesiaen_US
dc.relation.ispartofseriesNIM;1902028
dc.subjectMinyak Jelantahen_US
dc.subjectLilin Aromaterapien_US
dc.subjectSeraien_US
dc.subjectDaun Sirihen_US
dc.titlePEMBUATAN LILIN AROMATERAPI BERBASIS MINYAK JELANTAH DENGAN EXTRAK DAUN SIRIH DAN SERAIen_US
dc.typeSkripsien_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record