PENGARUH VARIASI KONDISI BUAH TERHADAP BILANGAN IODIN DAN DISCRIMINANT FUNCTION PADA MINYAK SAWIT MENTAH DALAM PENURUNAN 3-MCPD ESTER DAN GE
View/ Open
Date
2025Author
Angeline, Rahel
Pembimbing
Ika Ucha Pradifta Rangkuti, Ir. Muhammad Syukri
Metadata
Show full item recordAbstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh variasi kondisi buah terhadap bilangan iodin dan DF, sekaligus mengidentifikasi kontaminan 3-MCPD Ester dan GE dari penggunaan perlakuan suhu yang tinggi. Dengan menggunakan suhu 100℃ perlakuan yang digunakan terdiri dari variasi kondisi buah mentah, buah matang, buah lewat matang dan buah memar. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan parameter yang menjadi pengamatan adalah nilai bilangan iod dan DF. Penelitian ini dilaksanakan di laboratorium Insititut Teknologi Sawit Indonesia dalam kurun waktu dari bulan Mei-Juli 2024 untuk menghasilkan minyak dan analisa lanjut di Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) Medan. Penelitian ini menunjukkan pada bilangan iod mendapatkan nilai tertinggi pada Perlakuan 4 sebesar 56.32mg/100g dengan berpedoman pada SNI 2901:2021 (50-55mg). Pada nilai DF terdapat rata-rata tertinggi, yaitu pada Perlakuan 2 yang menunjukkan perlakuan tersebut mampu mempertahankan stabilitas oksidatifnya. Dengan menggunakan metode eksperimental Rancangan Acak Lengkap (RAL) nilai yang didapatkan dari kondisi buah sawit masih dalam ambang batas mutu.
