• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • FAKULTAS VOKASI
    • Program Studi Teknologi Pengolahan Hasil Perkebunan
    • View Item
    •   DSpace Home
    • FAKULTAS VOKASI
    • Program Studi Teknologi Pengolahan Hasil Perkebunan
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    PENGARUH WAKTU AKTIVASI ADSORBEN DARI ABU BOILER FLY ASH PABRIK KELAPA SAWIT MENGGUNAKAN AKTIVATOR KOH TERHADAP MUTU CPO

    Thumbnail
    View/Open
    TA. Amanda Ramadhani Harahap.pdf (1.456Mb)
    Date
    2023
    Author
    Harahap, Amanda Ramadhani
    Pembimbing
    Heri Purwanto, Dr. Zakwan
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Proses aktivasi merupakan hal yang penting diperhatikan disamping bahan baku yang digunakan. Yang dimaksud dengan aktivasi adalah suatu perlakuan terhadap adsorben yang bertujuan untuk memperbesar pori yaitu dengan cara memecahkan ikatan hidrokarbon atau mengoksidasi molekul-molekul permukaan sehingga arang mengalami perubahan sifat, baik fisika maupun kimia, yaitu luas permukaannya bertambah besar dan berpengaruh terhadap daya adsorpsi. Daya serap karbon aktif semakin kuat bersamaan dengan meningkatnya konsentrasi dari aktivator yang ditambahkan. Hal ini memberikan pengaruh yang kuat untuk mengikat senyawa-senyawa tar keluar melewati mikro pori-pori dari karbon aktif sehingga permukaan dari karbon aktif tersebut semakin lebar atau luas yang mengakibatkan semakin besar pula daya serap karbon aktif tersebut. Aktivasi abu boiler dengan variasi tersebut terhadap kadar asam lemak bebas diatas memberikan pengaruh hasil yang cukup signifikan berbeda pada setiap antar perlakuan. Perlakuan A didapat hasil asam lemak bebas Crude Palm Oil awal 2,6%, untuk perlakuan B1 mengalami penurunan jika dilihat dari perlakuan A dikarenakan perlakuan B menggunakan abu boiler sebagai adsorben dengan waktu 24 jam, akibatnya sampel B mengalami proses penyerapan asam lemak bebas. Berdasarkan hasil rata-rata perlakuan B1: 0,34%, B2: 0,31%, B3: 0,26%. Dan terlihat kestabilan kadar air yang signifikan, adanya pengaruh perlakuan waktu aktivasi adsorben terhadap kadar air, karena mungkin dilakukannya waktu aktivasi adsorben, dan adanya penambahan adsorben ini juga membantu menyerap kadar air pada CPO.
    URI
    https://repository.itsi.ac.id/handle/123456789/456
    Collections
    • Program Studi Teknologi Pengolahan Hasil Perkebunan

    Repositori Institut Teknologi Sawit Indonesia - 2025

    Institut Teknologi Sawit Indonesia

    Perpustakaan

    Katalog Perpustakaan

    Ejurnal ITSI

     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    Repositori Institut Teknologi Sawit Indonesia - 2025

    Institut Teknologi Sawit Indonesia

    Perpustakaan

    Katalog Perpustakaan

    Ejurnal ITSI