• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • FAKULTAS VOKASI
    • Program Studi Teknologi Pengolahan Hasil Perkebunan
    • View Item
    •   DSpace Home
    • FAKULTAS VOKASI
    • Program Studi Teknologi Pengolahan Hasil Perkebunan
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    PENGARUH VARIASI TEKANAN 30, 35 DAN 40 BARG HIDRAULIK SCREW PRESS DAN KORELASI DENGAN OIL LOSSES DAN BROKEN NUT

    Thumbnail
    View/Open
    TA. Boby Irawan 1902035 (TPHP).pdf (1.586Mb)
    Date
    2023
    Author
    Irawan, Boby
    Pembimbing
    Ir. Zulayden Lubis, Ir. Busrizal Faisal
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Penelitian ini bertujuan untuk menentukan tekanan yang optimal dalam upaya meminimalisir oil losses dalam ampas dan broken nut dengan melakukan penggujian menggunakan variasi tekanan 30, 35 dan 40 barg hidraulik pada mesin screw press. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) Non Faktorial dengan 3 pengulangan dan 3 perlakuan yaitu ekstraksi, sehingga sampel keseluruhan adalah 9. Data yang diperoleh dianalisa dengan analisis sidik ragam dan dilanjutkan dengan uji lanjut Duncan. Proses ekstraksi pada penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Pabrik Kelapa Sawit Tanjung Seumantoh Kec. Karang Baru, Kab. Aceh Tamiang, Provinsi Aceh. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa hasil persentase pada perlakuan M3 dengan tekanan 40 barg mendapatkan hasil rata-rata 2,26%. Jika dibandingkan perlakuan M3 dengan tekanan 40 barg, maka perlakuan M1 dengan tekanan 40 barg dan M2 dengan tekanan 35 barg mengalami kenaikan oil losses. Namun dari hasil persentase broken nut perlakuan M1 dengan tekanan 30 barg mendapatkan hasil rata-rata broken nut 3,90%, pada perlakuan M2 dengan tekanan 35 barg mendapatkan hasil rata-rata broken nut 4,45% dan pada perlakuan M3 dengan tekanan 40 barg mendapatkan hasil rata-rata 5,18%. Jika dibandingkan perlakuan M1 dengan tekanan 30 barg, maka perlakuan M2 dengan tekanan 35 barg dan M3 dengan tekanan 40 barg mengalami kenaikan broken nut. Dari hasil penelitian yang dilakukan dengan 3 perlakuan dan 3 pengulangan mendapatkan hasil persentase oil losses 2,26% (standar norma 4,6%) dan hasil persentase broken nut 5,18% (standar norma 8%) adalah paling efisien.
    URI
    https://repository.itsi.ac.id/handle/123456789/458
    Collections
    • Program Studi Teknologi Pengolahan Hasil Perkebunan

    Repositori Institut Teknologi Sawit Indonesia - 2025

    Institut Teknologi Sawit Indonesia

    Perpustakaan

    Katalog Perpustakaan

    Ejurnal ITSI

     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    Repositori Institut Teknologi Sawit Indonesia - 2025

    Institut Teknologi Sawit Indonesia

    Perpustakaan

    Katalog Perpustakaan

    Ejurnal ITSI