• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Fakultas VOKASI
    • Program Studi Budidaya Perkebunan
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Fakultas VOKASI
    • Program Studi Budidaya Perkebunan
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    ANALISIS PENENTUAN HARGA POKOK PRODUKSI TANDAN BUAH SEGAR (TBS) DI KEBUN BASILAM PT. LANGKAT NUSANTARA KEPONG

    Thumbnail
    View/Open
    Bintang Glorya BDP_sudah.pdf (2.030Mb)
    Date
    2025
    Author
    Silalahi, Bintang Glorya
    Pembimbing
    Aulia Juanda Djaingsastro, Ingrid Ovie Yosephine
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Penentuan harga pokok produksi (HPP) Tandan Buah Segar (TBS) merupakan aspek krusial dalam pengelolaan biaya di industri perkebunan kelapa sawit. Ketepatan dalam penyajian, perhitungan, dan pembebanan biaya produksi sangat memengaruhi efisiensi operasional dan ketepatan strategi harga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem perhitungan dan alokasi komponen biaya dalam penentuan HPP TBS di Kebun Basilam PT. Langkat Nusantara Kepong. Fokus kajian mencakup identifikasi metode penyusunan biaya serta proporsi alokasi masing-masing komponen dalam struktur biaya keseluruhan. Hasil penelitian diharapkan memberikan gambaran mengenai akurasi sistem penentuan HPP yang diterapkan dan menjadi dasar evaluasi efisiensi biaya produksi perusahaan. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif serta data sekunder yang berasal dari laporan keuangan dan operasional perusahaan selama periode Januari hingga Maret 2025. Analisis dilaksanakan melalui pengelompokan biaya produksi (bahan mentah, tenaga kerja, dan biaya tetap) serta perhitungan HPP menggunakan metode full costing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total Harga Pokok Produksi (HPP) Tandan Buah Segar (TBS) di Kebun Basilam PT. Langkat Nusantara Kepong pada Semester I Tahun 2024 mencapai Rp1.441,02 per kilogram. Komposisi biaya terbesar berasal dari biaya tidak langsung sebesar Rp935,77/kg (64,94%), yang meliputi operasional kebun, penyusutan aset tetap, transportasi, dan tunjangan. Selanjutnya, biaya bahan baku berkontribusi sebesar Rp387,78/kg (26,91%), dengan pupuk sebagai komponen dominan, dan biaya tenaga kerja langsung sebesar Rp117,47/kg (8,15%). Struktur ini menegaskan bahwa pengeluaran terbesar berada pada kategori biaya tidak langsung, yang menunjukkan potensi penghematan melalui peningkatan efisiensi operasional, pengendalian aktivitas pendukung, serta optimalisasi penggunaan aset dan logistik kebun. Hasil ini menjadi dasar penting bagi perusahaan dalam menyusun strategi efisiensi biaya dan pengambilan keputusan produksi yang lebih tepat sasaran.
    URI
    https://repository.itsi.ac.id/handle/123456789/53
    Collections
    • Program Studi Budidaya Perkebunan

    Repositori Institut Teknologi Sawit Indonesia - 2025

    Institut Teknologi Sawit Indonesia

    Perpustakaan

    Katalog Perpustakaan

    Ejurnal ITSI

     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    Repositori Institut Teknologi Sawit Indonesia - 2025

    Institut Teknologi Sawit Indonesia

    Perpustakaan

    Katalog Perpustakaan

    Ejurnal ITSI