PENGARUH VARIASI PEMANASAN PADA PERENDAMAN LARUTAN NaOH PADA ISOLASI SELULOSA DARI CANGKANG BIJI KARET
Date
2022Author
Mahendra, Hazli
Pembimbing
Muhammad Hendra , Pada Mulia Raja
Metadata
Show full item recordAbstract
hasil penelitian menunjukkan kadar alfa selulosa cangkang biji karet pada suhu 50⁰C sebesar 69,90%, kemudian di suhu 60⁰C kadar alfa selulosa meningkat sebesar 74,17%, lalu di suhu 70⁰C kadar alfa selulosa lebih meningkat sebesar 74,49%, kemudian suhu 80⁰C kadar alfa selulosa menurun menjadi 70,82%, dan di suhu terakhir 90⁰C kadar alfa selulosa semakin menurun menjadi 68,94%. Dan hasil analisis α-Selulosa cangkang biji karet menggunakan spektrofotometer diketahui gugus fungsi FTIR α-Selulosa dari cangkang biji karet dengan pemanasan 70⁰C puncak serapan yang diperoleh cukup banyak sehingga gugus-gugus mengindikasikan keberadaan selulosa terdapat pada puncak serapan dengan bilangan gelombang yang hampir sama. Puncak serapan yang muncul pada sampel dalam pemanasan 70⁰C adalah 3429,43 cmˉˡ; 2939,52 cmˉˡ; 2133,37 cmˉˡ;1602,85 cmˉˡ; 1049,28 cmˉˡ. Dan kemudian hasil analisis morfologi menggunakan SEM terlihat bahwa sebagian besar morfologi α- selulosa dari cangkang biji karet berbentuk amorf. Sehingga dihasilkan permukaan selulosa memiliki rongga-rongga yang merupakan pori-pori pada selulosa.
